Suatu Hari

Bisikan seorang malaikat agung

Suatu Hari — a poem by Pemba Umoja

Berbisik sang malaikat agung,
suatu hari kau akan berkata:

"Ya, aku melihat.
Kulihat jiwaku,
takdirku,
sejernih siang hari.

Kabut dan awan tak lagi menutupinya.

Dan selama bertahun-tahun,
aku hanya perlu mengibaskan tanganku
untuk menyingkirkan awan."

Suatu hari kau akan mencari.
Suatu hari kau akan menemukan,

berbisik sang malaikat agung,

tetapi hanya setelah kau merasakan

seluruh hidup
perlahan menjauh.

Terlalu banyak waktu.

Terlalu banyak kesempatan.

Terlalu banyak mimpi yang hilang.

Terlalu banyak pengorbanan.

Semuanya akan menuntunmu ke sini.

Jangan menunggu lagi.

A poem by Pemba Umoja