{"seoTitle":"Mengecup Mimpi — Sebuah Puisi tentang Cinta, Mimpi, dan Kelembutan Abadi oleh Pemba Umoja","seoDescription":"Ciuman kecil dalam mimpi yang takkan terhapus, menyebar hingga seluruh dunia berubah menjadi merah jambu. Sebuah puisi cinta kontemplatif oleh Pemba Umoja.","keywords":"puisi tentang mimpi, puisi cinta, puisi ciuman mimpi, puisi cinta kontemplatif, puisi Pemba Umoja","s1l1":"Saat aku mengarungi dunia,","s1l2":"apakah kau mengetahuinya","s1l3":"atau merasakannya?","s2l1":"Apakah kau merasakan kecupan kita","s2l2":"saat kita melayang di angkasa?","s3l1":"Sebuah kecupan kecil","s3l2":"yang takkan kulupa.","s4l1":"Semakin kucoba","s4l2":"menghapus lipstik merah jambu","s4l3":"dari bibirku,","s5l1":"semakin ia menyebar","s5l2":"ke pipiku,","s5l3":"turun ke daguku.","s6l1":"Hampir tak sanggup aku menggendongmu","s6l2":"saat kita terbang perlahan","s6l3":"melintasi cakrawala,","s7l1":"tubuh kita terbalut","s7l2":"dalam sebuah pelukan.","s8l1":"Kini hatiku merah jambu.","s8l2":"Duniaku merah jambu.","s8l3":"Ke mana pun aku berpaling","s8l4":"semuanya merah jambu."}