{"seoTitle":"Papa — Sebuah Puisi Tentang Momen Hening Bersama Ayah","seoDescription":"Sebuah puisi lembut tentang momen singkat bersama ayah di beranda—burung-burung, tupai, dan hanyutnya ia dalam tidur. Oleh Pemba Umoja.","keywords":"puisi tentang papa, puisi ayah, puisi beranda, puisi keluarga, puisi lembut, puisi Pemba Umoja","line1":"Saat ini, aku berada tepat di tempat yang kuinginkan,","line2":"bersama Papa.","line3":"","line4":"Aku tak tahu berapa banyak lagi saat seperti ini tersisa.","line5":"","line6":"Mendengar kicau burung,","line7":"tupai di beranda,","line8":"ia di sisiku","line9":"","line10":"Ia menatapku","line11":"kala penaku bergerak","line12":"bertanya-tanya apa yang kutulis","line13":"seraya ia berayun pelan di kursinya","line14":"sebelum terlelap,","line15":"tumitnya rata di lantai,","line16":"dagu terlipat dalam mimpinya.","line17":"","line18":"Aku tak tahu berapa banyak lagi saat seperti ini tersisa.","line19":"","line20":"Namun setidaknya, yang satu ini akan kubawa selamanya."}