{"line1":"Malaikat yang bergantung","line2":"terkadang","line3":"harus melepaskan cengkeraman","line4":"dan beriman pada sayapnya","line5":"Iman bahwa sayap mereka","line6":"akan berfungsi","line7":"bahkan ketika","line8":"basah","line9":"kotor","line10":"dan usang","line11":"Sayap malaikat","line12":"terbuat dari lebih","line13":"dari sekadar bulu","line14":"Iman","line15":"terjalin dengan tekad","line16":"menjadikannya kuat","line17":"Malaikat bisa terbang","line18":"betapapun patahnya","seoTitle":"Malaikat Patah — Sebuah Puisi Tentang Iman, Sayap, dan Ketahanan","seoDescription":"Sebuah puisi tentang malaikat yang sayapnya basah, kotor, dan usang, dan iman yang terjalin dengan tekad yang membuatnya tetap bisa terbang. Oleh Pemba Umoja.","keywords":"puisi malaikat patah, puisi tentang iman, puisi ketahanan, puisi sayap malaikat, puisi tentang melepaskan"}