{"seoTitle":"Sekejap — Puisi Singkat Tentang Sitatap Sekilas","seoDescription":"Puisi singkat tentang bagaimana sekejap—tatapan di ambang pintu lift—dapat membentuk kembali apa yang berarti dan membangkitkan kembali kerinduan. Karya Pemba Umoja.","keywords":"puisi singkat tentang momen, puisi sitatap sekilas, puisi lift, puisi kerinduan, puisi kontemplatif, puisi Pemba Umoja","line1":"Ia menatapnya.","line2":"Ia balas menatap.","line3":"","line4":"Ia di dalam lift.","line5":"Ia di luarnya.","line6":"","line7":"Hanya sekejap.","line8":"","line9":"Bagaimana bisa sekejap membentukmu kembali?","line10":"Mengubah segalanya,","line11":"yang pernah berarti?","line12":"","line13":"Membuatmu terkesiap?","line14":"Membangkitkanmu pada semua yang hakiki?","line15":"","line16":"Menyingkap kemungkinan?","line17":"Kerinduan yang tak pernah kau tahu ada?","line18":"","line19":"Bagaimana bisa satu kilat,","line20":"Satu, Satu-dua,","line21":"Menjebakmu dalam sekejap masa lalu?","line22":"","line23":"Sebuah lift yang tak akan","line24":"pernah kau tinggalkan?"}