{"seoTitle":"Sebuah Griya - Puisi Tentang Cinta dan Rasa Memiliki","seoDescription":"Puisi lembut karya Pemba Umoja tentang menyusuri pantai yang dihembus angin dan menemukan bahwa rumah sejati ditemukan dalam dekapan seorang teman terkasih.","keywords":"Puisi Sebuah Griya, puisi cinta, puisi rumah, puisi pantai, puisi tentang sahabat, puisi rasa memiliki, puisi Pemba Umoja","line1":"Pesisir tak bertepi","line2":"perlahan memudar menjadi seutas benang","line3":"yang terjahit pada semesta berkabut.","line4":"Di atas pasir basah, aku berjalan,","line5":"empat langkah berdampingan.","line6":"Kaki-kaki mungil di sisiku","line7":"mencipta jejak-jejak baru.","line8":"Setiap langkah","line9":"disapu oleh","line10":"angin, ombak, dan buih yang bergulung.","line11":"Jejak tak kasatmata di bawah rembulan kelabu","line12":"Di pantai ini,","line13":"aku terikat.","line14":"Namun griyaku tidaklah berada di atas","line15":"pasir yang diterpa angin ini.","line16":"Hanya dalam dekapan","line17":"sahabat manisku","line18":"kutemukan tempat peristirahatan","line19":"dan dalam langkah kami yang perlahan dan rendah hati,","line20":"sebuah griya."}